Bayangkan jika sebuah bank memberikan anda uang sebesar $ 86.400 setiap hari. Dan jumlah tersebut harus dihabiskan dalam satu hari. Setiap sore uang yang tersisa akan dihapuskan dari account jika anda gagal untuk menggunakannya sepanjang hari. Apa yang akan anda lakukan ? Tentunya akan menggunakan uang tersebut setiap sen yang ada.
Kita semua memiliki bank seperti itu. Namanya WAKTU. Setiap pagi, anda diberikan waktu 86.400 detik Setiap malam akan dicatat, sebagai kehilangan, jika anda gagal untuk menginvestasikan dengan tujuan baik. Jumlah tersebut tidak akan dipindah-bukukan untuk keesokan harinya, juga tidak dapat dilakukan penarikan lebih dari jumlah yang telah ditentukan. Setiap hari akan dibuka sebuah account baru untuk anda, dan setiap malam account tersebut akan dihapuskan. Jika anda gagal untuk menggunakan simpanan pada hari itu, anda akan kehilangan. Hal ini tidak akan pernah kembali. Tidak akan pernah ada penarikan untuk hari esok. Anda harus hidup pada saat ini, untuk simpanan hari ini Investasikan hal ini untuk memperoleh dari investasi tersebut kesehatan, kebahagiaan dan keberhasilan yang sepenuh-penuhnya.
Untuk menyadari nilai SATU TAHUN, tanyakan pada seorang pelajar yang gagal naik tingkat Untuk menyadari nilai SATU BULAN, tanyakan pada seorang ibu yang melahirkan seorang bayi prematur. Untuk menyadari nilai SATU MINGGU, tanyakan pada editor dari majalah mingguan. Untuk menyadari nilai SATU JAM, tanyakan seorang kekasih yang menanti untuk bertemu. Untuk menyadari nilai SATU MENIT, tanyakan seorang yang ketinggalan kereta api
Untuk menyadari nilai SATU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja terhindar dari kecelakan. Untuk menyadari nilai SEPERSERIBU DETIK, tanyakan pada seseorang yang baru saja memperoleh medali perak dalam Olympiade.
Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan hargailah waktu itu lebih lagi, karena anda membagikannya dengan seseorang yang khusus, cukup khusus untuk membuang waktu anda. Dan ingatlah bahwa waktu tidak akan menunggu seseorang pun. Kemarin adalah sejarah. Hari esok adalah sebuah misteri dan hari ini adalah suatu hadiah. Itulah yang disebut dengan berkat. Waktu terus berjalan. Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini
Jumat, 30 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009
Kembangkan Kreatifitasmu !!!

*Satu*, bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter. Kalau dia bisa jadi seorang
salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan sebenarnya pasti bisa tercapai.
**
*Dua*, belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohandas Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.
**
*Tiga*, setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Ini saya dapat dari salah satu sahabat saya seorang wanita blonda dari San Diego.
Sahabat saya Crystal ini pernah membesarkah hati saya, “There are all kinds of writers, there are all kinds of readers.” Ketika saya down karena merasa incompetent bertarung dengan penulis-penulis lokal di sini, Crystal mengingatkan bahwa setiap jenis penulis pasti ada pembacanya
(niche). Find your niche, so you find your place in the world.
**
*Empat*, bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”
**
*Lima*, belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.
**
*Enam*, lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan. Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam de ja vu.
**
*Tujuh*, telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.
**
*Delapan*, semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin besar penghargaan dan berkat yang kita terima.
**
*Sembilan*, jadilah mentor diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran. Saya tidak memilih Nabi atau pembesar negara, namun seorang wanita berkulit berwarna yang telah membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di dunia.
**
*Sepuluh*, saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiapkesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.
Ingatlah sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset. Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum ego prosperitas (sukses adalah saya).
Selasa, 27 Oktober 2009
My Comunity.......
Hiii guyss...
Ni adalah gambaran komunitas SMA N 2 Sidikalang kelas XI-IA1,....
pasti ada di antara kita semua yang berpikir gimana ya keadaan di komunitas ini,... ??
klo berdasarkan keadaan sehari-hari kita tahu kalau nomor 1 merupakan hal yang terbaik di antara semua di sekelilingnya...,,,,, tapi gimana dengan situasi dan kondisi kelas XI-Ia1 ini...??? Pasti dah ada yang tahu jawabnya,atau mungkin ada yang menganggap tulisan ini menggambarkan segala kelebihan kelas ini ...??
Oh... tidak...
Malah yang ada itu justru keadaan yang sebaliknya...
He...he...he...... wkwkwkwkwkwk.....!!!!!!!!
Mungkin semua ini terjadi karena kurangnya kesadaran di antara murid-murid kelas ini, semuanya hanya mengandalkan omongan dan tidak melaksanakan apa yang telah diungkapkan sebagai siswa, ya...,apa itu yang dikatakan dengan "Janji Siswa". Setiap hari senin naskah selalu diutarakan ,tapi mengapa hal ini dianggap hanya sebagai simbol saja ? Mengapa ini dilaksanakan hanya keluar dari mulut saja, dan bukan perbuatan yang terlaksana.Iya ... itulah jika kita menganggap semua itu dengan mudah hanya dengan menggerakkan lidah kita mengungkapkan sesuatu yang kita anggap baik, baik dan baik di depan mata.Jika di antaranya di nasehati oleh guru, pada saat itu pasti timbul penyesalan sendiri pada siswa itu, tapi tunggu dulu, hal ini bukan hal yang merupakan bersifat permanen bagi kalangan siswa/i kelas ini tapi bersifat sementara. Itu artinya bahwa siswa/i kelas ini harus di nasehati dulu baru bisa sadar, begutulah hal ini terus berulang-ulang, bukan satu kali untuk seterusnya, dan jika kita menelusurinya dalam kegiatan sehari-hari, hal ini mirip dengan anggapan sebagai makhluk yang tidak mulia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dan ,mungkin kita telah mengetahuinya.
Laen dari kenyataan kan ???
Saya sebagai penulis blog ini hanya mau mengutarakan kekesalan saya saja sebagai pengamat situasi dan kondisi kelas yang saya sebut di atas, tapi bukan hanya itu saja ...., ada lagi yaitu saya mau minta commentnya berdasarkan penggambaran kelas yang saya utarakan ini, lalu setelah berpikir gimana sebenarnya gambaran kelas ini, saya mau minta kritik dan saranya demi perbaikan kelas XI-IA1 ini di hari ke depan supaya semua siswa/i kelas ini bisa sadar untuk selamanya.
Ok..... !!!!
Ni adalah gambaran komunitas SMA N 2 Sidikalang kelas XI-IA1,....
pasti ada di antara kita semua yang berpikir gimana ya keadaan di komunitas ini,... ??
klo berdasarkan keadaan sehari-hari kita tahu kalau nomor 1 merupakan hal yang terbaik di antara semua di sekelilingnya...,,,,, tapi gimana dengan situasi dan kondisi kelas XI-Ia1 ini...??? Pasti dah ada yang tahu jawabnya,atau mungkin ada yang menganggap tulisan ini menggambarkan segala kelebihan kelas ini ...??
Oh... tidak...
Malah yang ada itu justru keadaan yang sebaliknya...
He...he...he...... wkwkwkwkwkwk.....!!!!!!!!
Mungkin semua ini terjadi karena kurangnya kesadaran di antara murid-murid kelas ini, semuanya hanya mengandalkan omongan dan tidak melaksanakan apa yang telah diungkapkan sebagai siswa, ya...,apa itu yang dikatakan dengan "Janji Siswa". Setiap hari senin naskah selalu diutarakan ,tapi mengapa hal ini dianggap hanya sebagai simbol saja ? Mengapa ini dilaksanakan hanya keluar dari mulut saja, dan bukan perbuatan yang terlaksana.Iya ... itulah jika kita menganggap semua itu dengan mudah hanya dengan menggerakkan lidah kita mengungkapkan sesuatu yang kita anggap baik, baik dan baik di depan mata.Jika di antaranya di nasehati oleh guru, pada saat itu pasti timbul penyesalan sendiri pada siswa itu, tapi tunggu dulu, hal ini bukan hal yang merupakan bersifat permanen bagi kalangan siswa/i kelas ini tapi bersifat sementara. Itu artinya bahwa siswa/i kelas ini harus di nasehati dulu baru bisa sadar, begutulah hal ini terus berulang-ulang, bukan satu kali untuk seterusnya, dan jika kita menelusurinya dalam kegiatan sehari-hari, hal ini mirip dengan anggapan sebagai makhluk yang tidak mulia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dan ,mungkin kita telah mengetahuinya.
Laen dari kenyataan kan ???
Saya sebagai penulis blog ini hanya mau mengutarakan kekesalan saya saja sebagai pengamat situasi dan kondisi kelas yang saya sebut di atas, tapi bukan hanya itu saja ...., ada lagi yaitu saya mau minta commentnya berdasarkan penggambaran kelas yang saya utarakan ini, lalu setelah berpikir gimana sebenarnya gambaran kelas ini, saya mau minta kritik dan saranya demi perbaikan kelas XI-IA1 ini di hari ke depan supaya semua siswa/i kelas ini bisa sadar untuk selamanya.
Ok..... !!!!
Senin, 26 Oktober 2009
Hidup Penuh Warna

Kita sebagai manusia lahir di bumi ini tentu untuk menjalani hidup. Dalam hidup kita sebagai umat beragama, kita dituntut untuk menaati perrintah Tuhan YME dan menjauhi larangannya. Namun, di dalam semua ini, kita selalu menganggap mudah untuk menjalankannya begitu saja, sehingga banyak orang termasuk saya sebagai penulis blog ini, terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak dikehenf\daki oleh sang Pencipta. Tentu saja halini disebabkan oleh berbagai macam hal yang harus kita hadapi demi mengarungi semua. Itulah namanya hidup, dan berbagai macam hal yang harus kita hadapi tersebut merupakan kumpulan warna-warna, sehingga dapat kita katakana bahwa hidup itu penuh warna.
Suka dan duka.
Tentu kita telah mengenal apa yang dimaksud dengan kedua kata itu. Apalgi setelah kita paham dan mengetahui contoh konkret yang ada di dalam hidup kita sendiri. Pasti di antara kedua istilah itu dapat mengingatkan kita terhadap hal-hal yang dapat membuat kita tertawa, bahagia, atau bahkan, dia membuat kita menangis. Dalam kedua hal ini, hal tertawa, bahagia, atau segala sesuatu yang dapat membuat hati kita senang, itu sudah merupakan hal yang biasa yang pernah kita alami dalam hidup. Tetapi, di sisi lain, jika kita mengingat duka yang pernah kita alami dalam perjalanan hidup yang sudah kita lalui begitu saja secara mendalam, pasti akan muncul titik-titik air mata lalu kita menangis,manangis, dan menangis.
Sebenarnya apa tujuan hidup itu ?
Munghin semua itu telah diatur oleh sang Maha Pencipta. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok.
Minggu, 18 Oktober 2009
Selamatkan Danau Toba
Ingot Hamuma bona pasogit muna be....
A. Latar Belakang
Danau toba adalah suatu daerah objek wisata yang begitu indah , yang memiliki keindahan alam yang sangat indah sehingga menarik perhatian seluruh dunia karena dukungan pulau yang terletak ditengah danau tersebut, hal ini dikarenakan oleh danau yang memiliki air yang sangat jernih dan hutan disekitar yang memberi kesegaran kepada setiap pengunjungnya.
Dalam kehidupan ini, manusia selalu berusaha menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan sebaik-baiknya yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia pula. Dan pada saatnya, perkembangan manusia telah mengalami zaman revolusi yang menggantungkan kehidupan manusia pada bidang-bidang yang ada maupun tersedia di bumi, sehingga pada saat sekarang ini, contohnya masyarakat di kawasan Danau Toba secara sengaja melaksanakan keinginan tangan jahilnya masing-masing terhadap apa yang ada di sekitar Danau Toba yang,mengakibatkan hilangnya keindahan danau toba yang disertai dengan hilangnya pujian-pujian yang selama ini ada mengenai keindahan Danau Toba.
B. Perumusan Masalah
Danau Toba sebagai daerah wisata yang kita kenal selama ini telah memiliki banyak masalah yang mengakibatkan hilangnya nilai wisata dan mengancam keadaan di kawasan sekitar Danau Toba. Masalah-masalah yang akan dibahas selanjutnya dapat diidentifikasi sebagai berikut.
• Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap danau toba ?
• Mengapa hal ini baru saja disadari?
• Apa saja pengaruh gundulnys hutsn di sekitar Danau Toba?
• Siapa saja yang berhak ikut dalam pelestarian Danau Toba?
• Dengan melihat krisis yang terjadi di Danau Toba saat ini,apa saja peranan nyata yang dapat dilakukan?
C. Tujuan Penulisan
Danau toba adalah sebuah objek wisata yang dapat menunjukan Indonesia memiliki potensi yang sangat indah kepada seluruh dunia .Maka dengan adanya kegiatan ini saya salah seorang dari sekian banyak siswa ingin mengajak seluruh masyarakat yang berdomisili disekitar danau toba,pemerintah,pengusaha,seluruh wisatawan,dan yang terakhir khususnya para pemuda dan kalangan remaja untuk bekerja sama dalam pelestarian danau toba ,karena dengan lestarinya danau tersebut kita semua dapat merasakan keindahan daerah wisata kita yaitu Danau Toba.
D. Manfaat Penulisan
Setelah mengetahui tujuan penulisan karya tulis ini,maka saya dapat mengambil manfaat penulisan karya tulis ini yaitu dengan terselenggaranya kegiatan ini maka kelestarian danau toba khususnya pada huta di sekitar Danau Toba yang merupakan salah satu bagian organ Danau Toba akan membuat lestarinya kembali Danau Toba, dan secara tidak sengaja,maka keharuman nama Danau Toba akan segera kembali ,dan keindahan Danau Toba akan dipuja oleh setiap bangsa yang melihatnya
Bab II
Pembahasan
A. Metode yang Harus Ditempuh
Kita mengetahui,bahwa upaya penyelamatan Danau Toba tidak akan berhasil selama penduduk setempat hanya sebagai penonton atau pelengkap penderita selama ini.
Melihat hal tersebut,dalam upaya penyelamatan Danau Toba dibutuhkan gerakan secara global yang disertai keseriusan dan harus segera diantisipasi.Gerakan secara global ini merupakan point yang sangat penting karena kita tahu dalam isi sila ke-3 Pancasila yaitu Persatuan Indonesia,yaitu semua hal-hal dapat dituntaskan dengan adanya persatuan maupun gandengan semua elemen terkait yang mempunyai visi dan misi yang sama demi menyelamatkan Danau Toba.
Setelah gandengan semua elemen tersebut terpenuhi,harus ada keseriusan karena kita tahu bahwa jika ada gerakan tersebut dilakukan dengan tidak adanya keseriusan,maka upaya tersebut tidak akan berhasil secara tuntas yang mengakibatkan berkurang bahkan hilangnya daerah tangkapan air sehingga semakin lama akan terjadi penurunan kedalalaman Danau Toba,dan jika hal ini dibiarkan terus-menerus berlanjut,maka Danau Toba akan menjadi kering dan masyarakat sekitarnya akan kehilangan semua yang dulunya tersedia di Danau Toba.
B. Strategi yang Harus Ditempuh
Dengan melihat keadaan sekarang ini,kita mengetahui bahwa hutan di sekitar Danau Toba sudah semakin gundul.Hal ini disebabkan karena pohon-pohon ditebangi manusia secara sengaja demi memenuhi kebutuhan kebutuhan ekonominya masing-masing dengan menjual maupun mengolah kayu tersebut dan memakai lahan tersebut sebagai lahan pertanian.Hal ini tentu saja akan mengakibatkan terjadinya longsor.
Setelah menimbang hal ini,maka kita patut responsive terhadap krisis yang terjadi di Danau Toba tersebut.Hal ini dapat diselesaikan dengan secara berkelanjutan (sustainable), yaitu sebagai berikut.
• Mengoptimalkan gerakan reboisasi terhadap huitan di sekitar Danau Toba.
• Mengadakan gerakan tanam tanaman keras pada lahan-lahan masyarakat sekitar pinggiran Danau Toba.Hal ini dilakukan dengan adanya anjuran Pemerintah Daerah setempat bagi masyarakat,dan melarang keras menanam tanaman palawija.
Dengan adanya pengoptimalan kegiatan ini,maka daerah tangkapan air bagi Danau Toba akan semakin luas,dan jika gerakan ini dilaksanakan dengan serius dan berkelanjutan,maka Danau Toba akan menjadi sebuah taman yang besar yang telah dioptimalkan dari partisipasi masyarakat,sehingga keharuman nama Danau Toba akan muncul kembali di Indonesia,bahkan sampai ke tengah-tengah dunia.Namun hal ini bukanlah hal utama yang paling penting sebagai tujuan penyelamatan ini,tapi penyelamatan ini dilaksanakan demi lestarinya lingkungan hidup kita sampai semua generasi-generasi berikutnya juga menikmati betapa indahnya ciptaan Tuhan.
Partisipasi masyarakat dengan menanam tanaman keras tersebut tentu tidak akan merugikan masyarakat itu sendiri.Mereka dapat menjual maupun mangolah kayu dari hasil tanaman keras tersebut,namun hal ini harus didahului dengan adanya pemahaman masyarakat tentang system tebang pilih kayu,dan secara berkelanjutan mengganti pohon-pohon yang telah ditebang.Hal ini memang sanga sangat rumit untuk diterapkan dalam kehidupan,namun kita tahu bahwa dalam mencapai sesuatu itu harus ada usaha yang dilandasi oleh keimanan seperti ada kata bijak yang mengatakan bahwa manusia berusaha,Tuhan yang menentukan,artinya segala hal yang akan kita laksanakan harus dilandasi oleh do`a.
Walaupun butuh waktu yang lama untuk mengambil hasil dari tanaman keras tersebut,warga juga dapat memiliki usaha sambilan di wilayah tersebut,seperti beternak,berdagang dan lainnya yang dianggap tidak merugikan lingkungan sekitarnya.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Danau Toba ,merupaka anugerah Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada manusia untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya,dad sudah seharusnya kita rawat bersama-sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang baik.Bila yang terjadi adalah sebaliknya,maka semua itu bias berubah menjadi bencana,sama seperti perbuatan manusia sekarang terhadap di sekitar kawasan Danau Toba.Jadi manusia rugi karena perbuatan yang telah dilakukannya sendiri.Sehingga daripada itu,Danau Toba harus dilestarikan,agar ke depannya akan menjadi lebih baik.Dan jika tidak,Danau Toba akan menjadi kenangan bagi kita semua.
B. Saran
Setelah melihat semua kerusakan yang diakibatkan oleh semakin gundulnya hutan di sekitar Danau Toba,maka saran yang dapat saya berikan tetntu mengarah pada golongan tertentu.Dan pada karya tulis ini,saya membagi tujuan saran saya menjadi 2 tujuan,yaitu pada Pemerintah Daerah setempat,dan masyarakat setempat.
Adapun saran yang dapat saya berikan yaitu sebagai berikut.
1.Pemerintah Daerah setempat
• Selalu aktif memantau kegiatan/perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
• Membenahi semua akibat kerusakan hutan.
• Membuat anjuran kepada masyarakat yang memiliki lahan di pinggir Danau Toba supaya menanam tanaman keras,dan mengurangi tanaman palawija demi berlangsungnya penyebarluasan daerah tangkapan air bagi Danau Toba.
• Memberi peringatan,dan jika sudah keterlaluan memberi hukuman bagi warga yang merusak lingkungan serta anjuran tersebut.
• Mensosialisasikan kepada masyarakat tentang system tabang plih pohon dan segera mengganti pohon yang telah ditebang(jika saran pada point ke-3 tersebut telah terlaksana)
• Menyebarluaskan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
2. Masyarakat sekitar
• Menjaga dan menghormati alam.
• Menerapkan pola hidup yang tidak merusak alam.
• Selalu turut serta dalam kegiatan penanggulangan kerusakan lingkungan.
• Mematuhi Perundang-undangan yang telah ada.
A. Latar Belakang
Danau toba adalah suatu daerah objek wisata yang begitu indah , yang memiliki keindahan alam yang sangat indah sehingga menarik perhatian seluruh dunia karena dukungan pulau yang terletak ditengah danau tersebut, hal ini dikarenakan oleh danau yang memiliki air yang sangat jernih dan hutan disekitar yang memberi kesegaran kepada setiap pengunjungnya.
Dalam kehidupan ini, manusia selalu berusaha menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan sebaik-baiknya yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia pula. Dan pada saatnya, perkembangan manusia telah mengalami zaman revolusi yang menggantungkan kehidupan manusia pada bidang-bidang yang ada maupun tersedia di bumi, sehingga pada saat sekarang ini, contohnya masyarakat di kawasan Danau Toba secara sengaja melaksanakan keinginan tangan jahilnya masing-masing terhadap apa yang ada di sekitar Danau Toba yang,mengakibatkan hilangnya keindahan danau toba yang disertai dengan hilangnya pujian-pujian yang selama ini ada mengenai keindahan Danau Toba.
B. Perumusan Masalah
Danau Toba sebagai daerah wisata yang kita kenal selama ini telah memiliki banyak masalah yang mengakibatkan hilangnya nilai wisata dan mengancam keadaan di kawasan sekitar Danau Toba. Masalah-masalah yang akan dibahas selanjutnya dapat diidentifikasi sebagai berikut.
• Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap danau toba ?
• Mengapa hal ini baru saja disadari?
• Apa saja pengaruh gundulnys hutsn di sekitar Danau Toba?
• Siapa saja yang berhak ikut dalam pelestarian Danau Toba?
• Dengan melihat krisis yang terjadi di Danau Toba saat ini,apa saja peranan nyata yang dapat dilakukan?
C. Tujuan Penulisan
Danau toba adalah sebuah objek wisata yang dapat menunjukan Indonesia memiliki potensi yang sangat indah kepada seluruh dunia .Maka dengan adanya kegiatan ini saya salah seorang dari sekian banyak siswa ingin mengajak seluruh masyarakat yang berdomisili disekitar danau toba,pemerintah,pengusaha,seluruh wisatawan,dan yang terakhir khususnya para pemuda dan kalangan remaja untuk bekerja sama dalam pelestarian danau toba ,karena dengan lestarinya danau tersebut kita semua dapat merasakan keindahan daerah wisata kita yaitu Danau Toba.
D. Manfaat Penulisan
Setelah mengetahui tujuan penulisan karya tulis ini,maka saya dapat mengambil manfaat penulisan karya tulis ini yaitu dengan terselenggaranya kegiatan ini maka kelestarian danau toba khususnya pada huta di sekitar Danau Toba yang merupakan salah satu bagian organ Danau Toba akan membuat lestarinya kembali Danau Toba, dan secara tidak sengaja,maka keharuman nama Danau Toba akan segera kembali ,dan keindahan Danau Toba akan dipuja oleh setiap bangsa yang melihatnya
Bab II
Pembahasan
A. Metode yang Harus Ditempuh
Kita mengetahui,bahwa upaya penyelamatan Danau Toba tidak akan berhasil selama penduduk setempat hanya sebagai penonton atau pelengkap penderita selama ini.
Melihat hal tersebut,dalam upaya penyelamatan Danau Toba dibutuhkan gerakan secara global yang disertai keseriusan dan harus segera diantisipasi.Gerakan secara global ini merupakan point yang sangat penting karena kita tahu dalam isi sila ke-3 Pancasila yaitu Persatuan Indonesia,yaitu semua hal-hal dapat dituntaskan dengan adanya persatuan maupun gandengan semua elemen terkait yang mempunyai visi dan misi yang sama demi menyelamatkan Danau Toba.
Setelah gandengan semua elemen tersebut terpenuhi,harus ada keseriusan karena kita tahu bahwa jika ada gerakan tersebut dilakukan dengan tidak adanya keseriusan,maka upaya tersebut tidak akan berhasil secara tuntas yang mengakibatkan berkurang bahkan hilangnya daerah tangkapan air sehingga semakin lama akan terjadi penurunan kedalalaman Danau Toba,dan jika hal ini dibiarkan terus-menerus berlanjut,maka Danau Toba akan menjadi kering dan masyarakat sekitarnya akan kehilangan semua yang dulunya tersedia di Danau Toba.
B. Strategi yang Harus Ditempuh
Dengan melihat keadaan sekarang ini,kita mengetahui bahwa hutan di sekitar Danau Toba sudah semakin gundul.Hal ini disebabkan karena pohon-pohon ditebangi manusia secara sengaja demi memenuhi kebutuhan kebutuhan ekonominya masing-masing dengan menjual maupun mengolah kayu tersebut dan memakai lahan tersebut sebagai lahan pertanian.Hal ini tentu saja akan mengakibatkan terjadinya longsor.
Setelah menimbang hal ini,maka kita patut responsive terhadap krisis yang terjadi di Danau Toba tersebut.Hal ini dapat diselesaikan dengan secara berkelanjutan (sustainable), yaitu sebagai berikut.
• Mengoptimalkan gerakan reboisasi terhadap huitan di sekitar Danau Toba.
• Mengadakan gerakan tanam tanaman keras pada lahan-lahan masyarakat sekitar pinggiran Danau Toba.Hal ini dilakukan dengan adanya anjuran Pemerintah Daerah setempat bagi masyarakat,dan melarang keras menanam tanaman palawija.
Dengan adanya pengoptimalan kegiatan ini,maka daerah tangkapan air bagi Danau Toba akan semakin luas,dan jika gerakan ini dilaksanakan dengan serius dan berkelanjutan,maka Danau Toba akan menjadi sebuah taman yang besar yang telah dioptimalkan dari partisipasi masyarakat,sehingga keharuman nama Danau Toba akan muncul kembali di Indonesia,bahkan sampai ke tengah-tengah dunia.Namun hal ini bukanlah hal utama yang paling penting sebagai tujuan penyelamatan ini,tapi penyelamatan ini dilaksanakan demi lestarinya lingkungan hidup kita sampai semua generasi-generasi berikutnya juga menikmati betapa indahnya ciptaan Tuhan.
Partisipasi masyarakat dengan menanam tanaman keras tersebut tentu tidak akan merugikan masyarakat itu sendiri.Mereka dapat menjual maupun mangolah kayu dari hasil tanaman keras tersebut,namun hal ini harus didahului dengan adanya pemahaman masyarakat tentang system tebang pilih kayu,dan secara berkelanjutan mengganti pohon-pohon yang telah ditebang.Hal ini memang sanga sangat rumit untuk diterapkan dalam kehidupan,namun kita tahu bahwa dalam mencapai sesuatu itu harus ada usaha yang dilandasi oleh keimanan seperti ada kata bijak yang mengatakan bahwa manusia berusaha,Tuhan yang menentukan,artinya segala hal yang akan kita laksanakan harus dilandasi oleh do`a.
Walaupun butuh waktu yang lama untuk mengambil hasil dari tanaman keras tersebut,warga juga dapat memiliki usaha sambilan di wilayah tersebut,seperti beternak,berdagang dan lainnya yang dianggap tidak merugikan lingkungan sekitarnya.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Danau Toba ,merupaka anugerah Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada manusia untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya,dad sudah seharusnya kita rawat bersama-sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang baik.Bila yang terjadi adalah sebaliknya,maka semua itu bias berubah menjadi bencana,sama seperti perbuatan manusia sekarang terhadap di sekitar kawasan Danau Toba.Jadi manusia rugi karena perbuatan yang telah dilakukannya sendiri.Sehingga daripada itu,Danau Toba harus dilestarikan,agar ke depannya akan menjadi lebih baik.Dan jika tidak,Danau Toba akan menjadi kenangan bagi kita semua.
B. Saran
Setelah melihat semua kerusakan yang diakibatkan oleh semakin gundulnya hutan di sekitar Danau Toba,maka saran yang dapat saya berikan tetntu mengarah pada golongan tertentu.Dan pada karya tulis ini,saya membagi tujuan saran saya menjadi 2 tujuan,yaitu pada Pemerintah Daerah setempat,dan masyarakat setempat.
Adapun saran yang dapat saya berikan yaitu sebagai berikut.
1.Pemerintah Daerah setempat
• Selalu aktif memantau kegiatan/perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
• Membenahi semua akibat kerusakan hutan.
• Membuat anjuran kepada masyarakat yang memiliki lahan di pinggir Danau Toba supaya menanam tanaman keras,dan mengurangi tanaman palawija demi berlangsungnya penyebarluasan daerah tangkapan air bagi Danau Toba.
• Memberi peringatan,dan jika sudah keterlaluan memberi hukuman bagi warga yang merusak lingkungan serta anjuran tersebut.
• Mensosialisasikan kepada masyarakat tentang system tabang plih pohon dan segera mengganti pohon yang telah ditebang(jika saran pada point ke-3 tersebut telah terlaksana)
• Menyebarluaskan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
2. Masyarakat sekitar
• Menjaga dan menghormati alam.
• Menerapkan pola hidup yang tidak merusak alam.
• Selalu turut serta dalam kegiatan penanggulangan kerusakan lingkungan.
• Mematuhi Perundang-undangan yang telah ada.
Langganan:
Komentar (Atom)